indonesia deepwater development

Indonesia Deepwater Development

Unit Produksi Terapung (Floating Production Unit/FPU) proyek IDD, Kalimantan, Indonesia.

Terdapat dua proyek pengembangan gas laut dalam di Kutei Basin yang dikenal dengan Indonesia Deepwater Development (IDD). 

Chevron memiliki 62 persen kepemilikan di proyek Bangka dan mengumumkan pencapaian produksi gas dari proyek tersebut pada 31 Agustus 2016. Proyek ini termasuk pipa bawah laut ke unit produksi terapung (FPU) dan kapasitas terpasang sebesar 110 juta kaki kubik gas alam dan 4.000 barel kondensat per hari. Persetujuan pemerintah terhadap keputusan investasi final dicapai pada tahun 2014. Kami memulai proyek dengan kegiatan pengeboran dua sumur pengembangan di semester kedua 2014.

Proyek lainnya, Gendalo-Gehem, termasuk pengembangan dua hub terpisah, yang masing-masing memiliki FPU, pusat pengeboran bawah laut, jaringan pipa gas alam dan kondensat, serta fasilitas penerimaan di darat. Rencananya gas alam hasil produksi dari proyek ini akan dijual untuk kebutuhan dalam negeri dan diekspor dalam bentuk gas alam cair. Proyek ini memiliki rencana kapasitas terpasang sebesar 1,1 miliar kaki kubik gas alam dan 47.000 barel kondensat per hari. Kepemilikan perusahaan adalah sebesar 63 persen. Chevron terus berupaya untuk mencapai keputusan investasi final (FID).

Di Balik Operasi Lapangan Bangka

Di Balik Operasi Lapangan Bangka

Proyek Bangka di Kaliimantan Timur merupakan wujud komitmen Perusahaan untuk membawa kemampuan global dan teknologi terkini bagi negeri ini, demi menghasilkan energi secara selamat, andal, dan efisien. Saksikan video di balik layar untuk mengetahui lebih lanjut tentang teknologi yang diterapkan Chevron.

produksi minyak dan gas di kalimantan

produksi minyak dan gas di kalimantan

Di lepas pantai Kalimantan Timur, Chevron menghasilkan minyak mentah dan gas alam, memasuki fase baru pengembangan energi melalui proyek gas ultra laut dalam pertama di Indonesia.